Indonesia Masters 2021 Resmi Dibatalkan, Ini Alasan PBSI

  • Whatsapp
Indonesia Masters 2021 Resmi Dibatalkan, Ini Alasan PBSI

Flashbola – Perhelatan bulutangkis Indonesia Masters 2021 kini resmi gagal digelar. PP PBSI memang lebih selektif dalam mengadakan turnamen mengingat situasi pandemi COVID-19,

Pembatalan turnamen level 100 itu resmi diumumkan oleh Badminton World Federation (BWF) pada hari Senin (5/4) kemarin. Pembatalan bukan keputusan penuh pihaknya tapi didasari oleh koordinasi dengan PBSI sebagai tuan rumah.

Read More

Turnamen yang gagal digelar tidak hanya Indonesia Masters 2021, ada turnamen Russian Open yang harusnya bergulir bulan Juli juga resmi dibatalkan.

Pandemi Menjadi Alasan Utama

Broto Happy selaku Kepala bidang Humas dan Media menjelaskan pertimbangan PBSI terkait pembatalan Indonesia Masters 2021. Pelaksanaan turnamen Indonesia Masters Super 100 dibatalkan karena pandemi yang masih berlangsung.

Broto mengatakan keputusan tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan Bambang Roedyanto, Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, yang sedang bertugas di Jepang. Juga hasil konsultasi pihak PBSI dengan BWF.

Dia menambahkan, prioritas PBSI saat ini adalah menjaga para pemain agar tidak terpapar dari COVID-19. Karenanya, PBSI jadi sangat selektif memilih turnamen dan juga dalam menggelar turnamen di dalam negeri.

Penundaan Berdampak ke Padatnya Jadwal Turnamen

Broto juga mengatakan, dampak dari penundaan turnamen-turnamen besar di tahun 2020-2021 adalah menumpuknya kejuaraan akibat diundur.

Beberapa turnamen yang terdampak adalah Olimpiade Tokyo dan Piala Thomas & Uber, yang pelaksanaannya ditunda jadi tahun ini. Tahun ini Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia sudah mengantri.

Untuk level nasional, persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua pun harus segera dilakukan, waktunya bentrok dan cukup sulit disesuaikan ke tanggal lain karena padatnya agenda turnamen. Sementara itu, di level regional ada SEA Games di Hanoi, Vietnam.

Tahun Depan Turnamen Diadakan Kembali

Akhirnya turnamen Super 100 yang harus dikorbankan terlebih dulu. Broto berharap tahun depan turnamen tersebut dapat diadakan kembali.

Indonesia Masters Super 100 sendiri sudah digelar sebanyak dua kali yaitu Pangkalpinang dan Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2018 dan Malang, Jawa Timur pada tahun 2019.

Pada Indonesia Masters terkahir, wakil dari Tanah Air memenangkan satu gelar dari ganda putri melalui pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ribka Sugiarto. Mereka bertemu rekan senegaranya di final, Della Destiara Haris dan Rizki Amelia Pradipta dengan hasil pertandingan 23-21, 21-15.

Related posts

banner 468x60