Evolusi Lukaku di Tangan Conte

  • Whatsapp
Evolusi Lukaku di Tangan Conte

FlashbolaInter Milan makin mendekat dengan trofi Serie A musim 2020/21 ini. Akhirnya ada tim yang mampu menghentikan dominasi Juventus di Italia Setelah bertahun-tahun.

Ada banyak faktor di balik suksesnya Inter musim ini. Salah satu faktor yang terkat adalah pelatih, Antonio Conte. Menanamkan orientasi objektif Conte telah membentuk Inter jadi tim yang  tangguh.

Read More

Pelatih 51 tahun ini menerapkan gaya bermain baru untuk Inter Milan. Permainan mereka jauh lebih matang dan anak asuhnya tahu cara menderita untuk menang.

Selain itu, peran Conte sangat berpengaruh pada perkembangan potensi dari Romelu Lukaku. Striker Belgia ini berevolusi jadi pemain yang lebih komplet bersama Conte.

Lukaku Dibentuk Ulang Conte

Musim ini, Lukaku sudah menciptakan 21 gol, sang striker pun jadi top scorer tim dan pemain kunci dalam kudeta mereka meruntuhkan sembilan tahun dominasi Juventus di Italia.

Juara Seria A nanti, bakal jadi gelar liga pertama bagi Lukaku sejak terakhir kali bersama Anderlecht di usia muda. Trofi ini sekaligus pembuktian diri pada Manchester United yang telah membuangnya.

Kritik yang dulu menyerang Lukaku sekarang berhasil dia balikan. Dia tampil lebih gesit dan tangguh. Bomber asal Belgia itu pun cerdas di lapangan, dapat menghubungkan permainan dan punya kreatifitas.

Lukaku yang berkembang menjadi paket komplet, mungkin perlu berterima kasih pada Conte.

Paket Komplet

Keunggulan utama Lukaku adalah tubuh besarnya, tapi dia tidak puas hanya punya modal itu. Sekarang striker andalan inter Milan itu lebih banyak mengandalkan teknik dibanding fisik. Hal ini tidak seperti saat di MU dulu.

Catatan rapor Lukaku selama di Inter musim ini adalah mencetak 21 gol, menyumbangkan 9 assists, melepas 81 tembakan, menciptakan 10 peluang penting dan dribel sukses 46.

Menariknya, dengan torehan seperti itu Lukaku memimpin daftar pencetak gol dan pembuat assist di dalam tim, juga dalam beberapa poin  lainnya di atas.

Bukan Target Man Biasa

Lukaku yang sekarang, bisa dibilang tidak hanya jadi target man dalam tim. Pemain berbobot 93 Kg itu memang masih mengemban peran tersebut. Namun sekarang dia melengkapinya.

Lukaku jadi target man yang lebih sadar akan situasi di lini serang dan juga pengambilan keputusan yang baik di wilayah sepertiga akhir. Itu merupakan hal yang luar biasa jika dimiliki oleh seorang target man.

Related posts

banner 468x60