Inilah Kebenaran Dibalik Pertukaran Pemain Barca dan Juve

  • Whatsapp
Inilah Kebenaran Dibalik Pertukaran Pemain Barca dan Juve

FlashbolaJuventus dan Barcelona melakukan pertukaran pemain dalam situasi pandemi. Transaksi yang menarik perhatian publik tersebut, menyebutkan nama Arthur Melo dan Miralem Pjanic yang sama-sama bermain di sektor tengah.

Transaksi Sudah dari Lama

Awalnya, proses pertukaran diwarnai sedikit drama. Kedua manajemen klub sudah terlibat diskusi untuk pertukaran ini sejak bulan Maret 2020, dan bahkan sudah mencapai kesepakatan di bulan yang sama.

Read More

Namun, transaksi tertunda karena Arthur menolak.  Arthur pada saat itu diyakini masih ingin membuktikan kualitasnya di Barca. Namun akhirnya, ia harus mengalah karena baik Juventus dan Barcelona terus membujuknya untuk pindah.

Barulah di bulan Juni, kedua klub mengumumkan secara resmi hasil akhir dari pertukaran tersebut. Arthur resmi pindah ke Juventus dengan nilai 72 juta euro, sementara Pjanic masuk ke Barcelona seharga 60 juta euro.

Kedua Pemain Minim Pengaruh

Memang ada selisih harga 12 juta euro yang harus dibayar Juve.  Angka yang tidak terlalu besar, mengingat Arthur yang jauh lebih muda dari Pjanic yang sudah kepala tiga.

Lalu uang sebesar 12 juta euro, dan tambahan lima juta euro dalam bentuk bonus, lumayan  dapat menyelamatkan neraca keuangan Barcelona di musim itu. Tapi, apakah kedua pemain tersebut ada pengaruhnya untuk masing-masing tim?

Pjanic sepertinya tidak terlalu berpengaruh untuk tim barunya Barcelona. Di bawah tangan Ronald Koeman, sang pemain baru bermain sebanyak 28 kali di semua ajang dan 15 di antaranya sebagai pemain pengganti.

Dia juga tidak jadi pilihan utama ketika Barca menjalani laga penting.  Waktu menghadapi PSG di Liga Champions pekan lalu contohnya,  Pjanic hanya bermain selama 11 menit.

Faktor Ekonomi

Tidak berbeda dengan Barcelona, Juventus sepertinya tidak terlalu membutuhkan kehadiran Arthur Melo di dalam skuad. Bahkan, Andrea Pirlo selaku pelatih lebih sering memilih Rodrigo Bentancur sebagai pengatur serangan.

Tercatat Arthur baru bermain 24 pertandingan. Penampilannya kurang konsisten. Bahkan pada bulan Maret, ia melakukan blunder cukup fatal yang mengakibatkan Bianconeri bertekuk lutut dihadapan Benevento.

Pada akhirnya, keuntungan di lapangan hijau yang didapat dari pertukaran ini bisa dibilang tidak ada. Tapi kalau melihat lebih luas, Barcelona diuntungkan karena dapat menyelamatkan neraca keuangannya di musim 2019/20.

Related posts

banner 468x60