Aktivitas Indonesia Jadi Sasaran Spyware Israel, Ini Tindakan Kominfo

  • Whatsapp

CUPANG99 – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menanggapi sedikitnya 100 aktivis, jurnalis, dan oposisi pemerintah yang tersebar di 10 negara menjadi sasaran spyware, salah satunya Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi, mengatakan pihaknya terus memantau ancaman siber di Indonesia dan terus berkomunikasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Kementerian Komunikasi dan Informatika akan terus berperan mengedukasi dan mengedukasi masyarakat agar lebih siap menghadapi berbagai ancaman negatif internet, salah satunya ancaman keamanan siber,” kata Dedy.
Pada saat yang sama, Kominfo juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga keamanan perangkat dan data pribadinya, dengan melakukan update password secara berkala.

“Memasang fitur Multi-Factor Authentication pada aplikasi yang mengelola data pribadi, serta memastikan perangkat yang digunakan memiliki fitur keamanan terbaru atau up-to-date,” tambah Dedy.

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan laporan keamanan siber di Citizen Lab Universitas Toronto, Kanada, yang melacak peretasan dan pengawasan ilegal.

Menurut peneliti, aplikasi spyware yang dibuat Candiru mengeksploitasi kerentanan pada sistem operasi besutan Microsoft, yaitu Windows. Sedangkan operasi dilakukan di Arab Saudi, Israel, Hungaria, Indonesia dan sejumlah tempat yang melakukan pembelian dan pemasangan aplikasi.
“Alat ini digunakan dalam ‘serangan presisi’ terhadap komputer target, telepon, infrastruktur jaringan, dan perangkat yang terhubung ke internet,” kata Cristin Goodwin, Manajer Umum Unit Keamanan Digital Microsoft.

Citizen Lab mengaku telah memperingatkan Microsoft tentang serangan tersebut. Dan setelah berminggu-minggu analisis, perusahaan yang dibuat oleh Bill Gates merilis patch pada 13 Juli.

Dalam blognya, Microsoft mengatakan patch tersebut untuk menambal kerentanan Windows yang diyakini sebagai titik masuk bagi spyware. Tetapi raksasa teknologi yang berbasis di Redmond tidak menyebutkan Candiru, hanya merujuk pada “aktor ofensif sektor swasta yang berbasis di Israel” yang disebut Sourgum.

Related posts

banner 468x60