Dampak Besar PPKM Darurat Untuk Persija Jakarta

  • Whatsapp
ferrypauluspersija

Cupang99 – Selama PPKM Darurat diterapkan, skuad Macan Kemayoran diperintahkan berlatih di kediaman masing-masing.

Direktur Persija Jakarta Ferry Paulus, menyatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali, berpengaruh besar terhadap persiapan timnya. Skuad Macan Kemayoran harus mengubah program latihan.

Read More

Pemerintah pusat menerapkan PPKM Darurat, sejak 3 Juli 2021. Kebijakan tersebut diambil untuk menekan laju penyebaran virus corona yang kembali melonjak di Tanah Air.

Selama PPKM Darurat diterapkan, Persija menghentikan aktivitas latihan bersama. Ismed Sofyan dan kawan-kawan diperintahkan berlatih mandiri dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.

“Memang ini [PPKM Darurat] sangat berdampak untuk Persija. Khususnya terkait teknis dan fisik para pemain,” kata Ferry, ketika dihubungi awak media.

“Sebelum PPKM Darurat, Persija sudah masuk tahap finalisasi menuju kick-off Liga 1. Dalam hal ini, materi latihan kami, fisik para pemain, kesiapan para pemain,” Ferry menambahkan.

Meski begitu, Ferry memahami keputusan PPKM Darurat yang diambil pemerintah pusat. Ia mendukung penuh kebijakan yang diterapkan tersebut untuk kebaikan semua orang.

“Buat Persija saat ini yang terpenting adalah kesehatan dan hajat bangsa. Itu jauh lebih penting dari sepakbola dan tetap menjadi prioritas yang utama,” ujar pria berdarah Manado tersebut.

Selain itu, Ferry mengajak pendukung Persija, The Jakmania menaati protokol kesehatan. Menurutnya, hal tersebut merupakan cara ampuh untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

“Juga tertib apa yang menjadi imbauan pemerintah. Kami mengajak seluruh masyarakat Jakarta, pendukung Persija, khususnya Jakmania agar berdoa bersama supaya pandemi ini cepat berlalu,” ucapnya.

PPKM Darutat, rencananya berakhir pada 25 Juli mendatang. Namun, sekarang pemerintah pusat mengubah nama kebijakan tersebut menjadi PPKM Level 4.

Related posts

banner 468x60