Suami Ungkap Kronologi IRT di Sulut Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca

  • Whatsapp

CUPANG99 – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial JLT (30) di Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut), meninggal dunia setelah disuntik vaksin AstraZeneca.

Suami mendiang JLT, Michael Sigarlaki, membeberkan kronologi istrinya mendapat suntikan vaksin AstraZeneca dan meninggal beberapa hari kemudian.
“Istri saya vaksin AstraZeneca dosis pertama tanggal 7 (Juli). Jadi tanggal 8 besoknya sudah merasakan efek sampingnya,” kata Michael.
Michael memastikan istrinya tidak memiliki penyakit bawaan. Sebelum menerima vaksin, istri Michael juga dalam keadaan sehat.

“Yang pasti istri saya tidak ada penyakit penyerta atau penyakit bawaan. Saat divaksin dia sehat, jadi saat itu tidak ada gejala sakit,” ujarnya.Namun, menurut Michael, mendiang istrinya mengalami gejala demam, menggigil, kejang, dan muntah setelah disuntik vaksin. Kondisi istrinya kemudian terus memburuk.

“Jadi hari ke 4 tanggal 12 (Juli) saya bawa ke puskesmas. Tapi tidak ada bantuan, padahal bantuan setelah vaksin itu perlu, itu yang saya sesalkan. Karena saya ke puskesmas dua kali dan tidak ada pendampingan,” ujarnya.

Karena kondisi istrinya yang terus memburuk, Michael membawa istrinya kembali ke pusat kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis yang serius.

“Waktu saya di puskesmas istri saya tekanan darah tinggi, ternyata tekanan darahnya kurang, 70 per 40. Tapi dikatakan gejala saja, kalau vaksin gejalanya. Saat itu, hanya parasetamol dan vitamin yang diberikan,” jelasnya.

Related posts

banner 468x60