7 Fakta Makam Warga Klaten Dibongkar Lagi Karena Tali Pocong Lupa Dilepas

  • Whatsapp

CUPANG99 – Makam seorang warga di Desa Bulusan, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah dibongkar. Pembongkaran dilakukan untuk melepas tali pocong karena pihak keluarga tidak tenang dan ada kecemasan.

Berikut 7 fakta yang terungkap dari kasus tersebut:

1. Warga meninggal di rumah sakit
Pada Senin, 12 Juli 2021, seorang warga berinisial W (50 tahun) meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit karena serangan jantung.

2. Kembali dibungkus dalam peti
Oleh pihak rumah sakit, almarhum W dipulangkan ke rumah duka dengan dimasukkan ke dalam peti mati yang tertutup rapat meski jenazah tidak terpapar COVID-19.

3. Dikubur tanpa membuka peti
Sesuai dengan adat di daerah tersebut, saat peti dimasukkan, jenazah tidak dibuka dan langsung dikuburkan. Jenazah dimakamkan dengan prosedur biasa tidak sesuai protokol kesehatan COVID-19.

4. Keluarga tidak tenang dan warga resah
Setelah W dimakamkan, beberapa hari keluarga tidak tenang karena ingat tali pocong belum dilepas. Minggu (18/7) pihak keluarga melapor ke kepala desa meminta pembongkaran.

5. Setuju untuk melakukan pembongkaran
Setelah menerima laporan keluarga, pemerintah desa berkoordinasi dengan Polsek Karangdowo. Polisi akhirnya menyetujui pembongkaran makam tersebut.

6. Pembongkaran melibatkan tim COVID
Bersama warga sekitar, keluarga, pemerintah desa dan disaksikan petugas Polsek, makam dibongkar dengan melibatkan tim relawan Rekad atau tim pemakaman COVID-19 di Kabupaten Karangdowo.

7. Tali pocong belum dilepas
Pada 18 Juli, pembongkaran dilakukan dan peti mati dibuka oleh tim relawan. Memang benar tali pocong belum dilepas, sehingga tim melepas semua tali dan jenazah dimakamkan kembali di peti mati.

Related posts

banner 468x60