Nurul Ghufron: Korupsi itu Bukan Masalah KPK tapi???

  • Whatsapp

CUPANG99 – Wakil Ketua KPK Nuruk Ghufron mengatakan korupsi bukan masalah bagi KPK, bahkan para menteri dan presiden. Ghufron menekankan bahwa korupsi adalah masalah bersama.

“Apa dasar dan tujuan KPK dalam melaksanakan AJLK (Akademi Jurnalis Anti Korupsi) ini yang perlu dipahami begini, bahwa korupsi bukan urusan KPK, bukan urusan gubernur, presiden, menteri, atau walikota dan PPK. Tapi harus dipahami bahwa korupsi adalah masalah kita bersama.

” kata Ghufron dalam diskusi AJLK yang disiarkan online, Kamis (22/7/2201).

Oleh karena itu, Ghufron mengatakan KPK perlu bahu membahu dengan pihak manapun untuk bersama-sama memberantas korupsi di Indonesia. Ghufron juga mengajak wartawan untuk bekerja sama memberantas korupsi.

“Oleh karena itu KPK selalu bahu-membahu, tidak hanya dengan penegak hukum lain yaitu kepolisian dan kejaksaan, tidak hanya dengan lembaga pengawasan seperti BPK dan BPKP, bahkan KPK ingin bahu membahu dengan siapa saja yang melakukan korupsi. pemberantasan korupsi dari muka bumi Indonesia.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merasa perlu juga memberikan undangan kepada seluruh jurnalis,” katanya.

Lebih lanjut, Ghufron mengatakan bahwa peran jurnalis penting karena menurutnya dunia jurnalistik telah berubah. Dia mengatakan media saat ini lebih mementingkan rating daripada fakta.

Saat ini, ketika dunia sedang mengalami perubahan, memasuki era post truth, era kebenaran yang tidak lagi didasarkan pada kebenaran objektif, tetapi atas dasar banyak klik, banyak acungan jempol atau suka, maka semua orang saat ini dapat menjadi wartawan. ,” kata Ghufron.

Untuk itu, KPK perlu mengajak wartawan untuk bergandengan tangan menyampaikan kebenaran objektif pemberitaan. Menurut Ghufron, pemberitaan yang tidak objektif itu sejalan dengan korupsi.

“Begitu juga dengan korupsi. Harus kita pahami bahwa korupsi sebenarnya yang disebut korupsi pada umumnya, korupsi adalah amanah yang diberikan kepada penyelenggara negara untuk kepentingan pelayanan publik yang disalahgunakan. Hampir sama dengan media. masyarakat memberikan pencerahan kepada masyarakat,” kata Ghufron.

“Saat ini ukuran media bukan pada kebenaran fakta, tetapi sejauh mana berita tersebut dapat menarik dan kemudian dibaca dan diklik oleh netizen. Inilah yang membuat KPK perlu bahu-membahu dengan siapa pun untuk kemudian memberantasnya. korupsi, termasuk dalam pemberitaan,” tambahnya.

Related posts

banner 468x60