Mahfud Md: Demo Tak Sesuai Prokes Membahayakan, Akan Ditindak Tegas!

  • Whatsapp

CUPANG99 – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md menanggapi aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah selama periode PPKM. Mahfud Md menegaskan, semua aksi unjuk rasa yang melanggar protokol kesehatan (prokes) melanggar hukum dan akan ditindak tegas.

“Pemerintah ingin menegaskan bahwa demonstrasi fisik yang tidak sesuai dengan prokes membahayakan keselamatan rakyat dan melanggar hukum, pemerintah akan mengambil tindakan tegas,” kata Mahfud Md dalam konferensi pers terkait situasi politik dan keamanan. , yang disiarkan di kanal YouTube Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Sabtu (24/24/2020). 7/2021).

Mahfud mengatakan, di masa pandemi COVID-19 ini, keselamatan masyarakat adalah hal yang paling utama. Penegakan hukum terhadap pelanggar adalah kuncinya.

Lebih lanjut Mahfud meminta masyarakat tetap tenang dan menjaga keamanan dan ketertiban. Pemerintah akan terus melakukan upaya untuk menangani pandemi COVID-19.

“Seluruh masyarakat diharapkan tetap tenang dan menjaga ketertiban dan keamanan di wilayahnya masing-masing. Kami akan terus bekerja sama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok masyarakat untuk membangun kebersamaan dalam menghadapi Covid ini tanpa kotak politik,” jelasnya.

Mahfud menyamakan COVID-19 dengan politik. Jika COVID-19 adalah musuh politik, maka semua pihak harus bersatu dalam menghadapi COVID-19.

“Covid adalah politik yang dihadapi dalam kesatuan politik. Jika Anda menganggapnya sebagai musuh seperti politik, yang akan menghancurkannya, semua kekuatan domestik bersatu dengan berbagai pihak, berbeda sekte, berbeda agama, berbeda suku bersatu menghadapi Covid karena membahayakan kita. bersama-sama,” katanya.
Sebelumnya, Mahfud Md juga menanggapi seruan demo ‘Jokowi End Game’ hari ini.

Mahfud menilai ada kelompok ‘najis’ yang ingin menyerang pemerintah melalui aksi ini.

“Ada kelompok murni dan ada kelompok tidak murni yang masalahnya hanya ingin menentang, memanfaatkan situasi,” kata Mahfud Md dalam konferensi pers terkait situasi politik dan keamanan, yang disiarkan di saluran YouTube Badan Koordinasi Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan, Sabtu (24/7/2021).

“Apapun yang diputuskan pemerintah akan diserang. Ada hal-hal seperti itu. Kita harus berhati-hati karena kelompok seperti ini adalah kelompok yang tidak murni, selalu memprovokasi dan mengklaim kebijakan pemerintah selalu salah,” kata Mahfud.

Mahfud menegaskan, pemerintah terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Penyaluran aspirasi di masa pandemi COVID-19, menurut dia, harus disampaikan melalui saluran yang sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19.

Related posts

banner 468x60